Revisi Tata Ruang Jabodetabek–Punjur Jadi Langkah Mitigasi Banjir

BIREUEN – Pemerintah menyiapkan langkah nyata untuk mengurangi risiko banjir dan longsor di Wilayah Sungai Ciliwung melalui rencana peninjauan kembali Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jabodetabek–Punjur. Rencana ini disampaikan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, dalam Rapat Tingkat Menteri yang digelar pada Jumat (09/01/2026).

Wamen Ossy menjelaskan bahwa revisi peraturan tata ruang tersebut dinilai mendesak, mengingat Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (RTR KSN) Jabodetabek–Punjur telah memasuki periode peninjauan lima tahunan. Ia menyebut momentum ini sebagai kesempatan strategis untuk memperbarui kebijakan penataan ruang secara komprehensif.

Lebih lanjut, Wamen Ossy menuturkan bahwa revisi RTR KSN Jabodetabek–Punjur diharapkan dapat menjadi acuan utama bagi penyesuaian rencana tata ruang wilayah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, termasuk Jawa Barat, Kabupaten Bogor, dan DKI Jakarta. Dengan perencanaan yang dibahas secara menyeluruh oleh seluruh pemangku kepentingan, upaya pencegahan bencana di wilayah hulu hingga tengah dinilai dapat dilakukan secara lebih optimal.

Komitmen tersebut sekaligus menegaskan peran aktif Kementerian ATR/BPN dalam mendukung mitigasi bencana banjir dan longsor. Menurut Wamen Ossy, potensi bencana yang semakin nyata memerlukan penanganan terpadu lintas sektor agar dampak yang tidak diinginkan dapat diminimalkan, terutama di tengah peningkatan curah hujan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyambut positif kesiapan Kementerian ATR/BPN dalam merevisi regulasi tata ruang. Ia juga mendorong seluruh pihak terkait untuk merumuskan langkah-langkah konkret yang dapat dikontribusikan secara jelas dan terfokus dalam penyelesaian persoalan yang dibahas.

Dalam rapat tersebut, Wamen ATR/Waka BPN turut didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN, antara lain Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, Direktur Pengaturan dan Penetapan Hak Atas Tanah dan Ruang Wartomo, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta Erry Juliani Pasoreh beserta jajaran.

Rapat yang membahas pemulihan lahan serta langkah antisipasi banjir dan longsor di Wilayah Sungai Ciliwung ini juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Bupati Bogor Rudy Susmanto, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Sumber: Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *