
BIREUEN – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sedang mengembangkan aplikasi Dashboard Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses mutasi serta promosi pegawai. Aplikasi yang digarap oleh Pusdatin bersama Biro SDM ini dirancang sebagai alat pemetaan kompetensi sekaligus pengisian jabatan berbasis sistem merit.
Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menyampaikan harapannya agar Dashboard SDM segera dapat digunakan guna mendukung kebutuhan pengisian jabatan secara lebih cepat dan tepat. Hal ini ia sampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi Dashboard SDM yang digelar secara daring dan luring di Jakarta.
Melalui Dashboard SDM, pemetaan pegawai dilakukan berdasarkan berbagai aspek seperti kompetensi, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, hingga jabatan yang diemban. Menurut Dalu, langkah ini menjadi dasar penting dalam memperkuat penerapan sistem merit di lingkungan ATR/BPN, sehingga proses penempatan jabatan bisa lebih akurat.
Ia juga menjelaskan bahwa ke depan proses pencarian kandidat untuk jabatan tertentu tidak lagi memerlukan tahapan panjang seperti ujian dan seleksi manual. Dengan adanya sistem ini, kandidat potensial sudah terdata dalam manajemen talenta sehingga lebih mudah dipilih sesuai kebutuhan organisasi.
Sementara itu, Kepala Pusdatin, I Ketut Gede Ary Sucaya, mengungkapkan bahwa pengembangan Dashboard SDM merupakan inisiatif Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Tujuannya adalah memastikan sistem merit dan jenjang karier pegawai berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
Ia menambahkan, aplikasi ini akan membantu mengidentifikasi talenta terbaik berdasarkan kriteria dalam jalur karier, serta memberikan gambaran menyeluruh mengenai talent pool yang dipadukan dengan kinerja masing-masing ASN.
Di sisi lain, Kepala Biro SDM, Budi Santosa, mengingatkan seluruh pegawai untuk rutin memperbarui data kepegawaian mereka. Kelengkapan data seperti pendidikan, kompetensi, pelatihan, hingga penghargaan dinilai sangat penting karena akan menjadi dasar dalam pengembangan karier melalui sistem tersebut.
Sosialisasi ini diikuti oleh para pejabat pimpinan tinggi serta jajaran administrasi dari Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Sumber: Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional