
Bireuen – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali memperoleh apresiasi atas kinerja komunikasi publiknya dengan meraih Popular Government Institutions Award 2026. Penghargaan tersebut diberikan oleh The Iconomics Media dalam rangkaian acara 7th Indonesia Public Relations Summit 2026 yang digelar di Jakarta pada Kamis (06/08/2026).
Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil survei mengenai persepsi masyarakat terhadap reputasi institusi pemerintah. Capaian tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan publik atas kualitas komunikasi dan kehumasan yang selama ini dijalankan oleh Kementerian ATR/BPN.
Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi, Deni Santo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti positif atas peran kehumasan dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Popular Government Institutions Award ini adalah simbol pengakuan dari publik bahwa kehumasan kita sudah berada pada taraf yang baik. Karena dengan kehumasan, kita bisa menyebarkan informasi, menyebarkan kebijakan, dan bisa berkomunikasi dengan masyarakat,” ujar Deni Santo setelah menerima penghargaan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Deni Santo dari Founder dan CEO The Iconomics Media, Bram S. Putro, bersama Direktur Merek, Riset, dan Strategi The Iconomics Media, Alex Mulya. Bagi Kementerian ATR/BPN, penghargaan ini merupakan kali kedua institusi tersebut menerima apresiasi yang sama.
Deni Santo menilai capaian tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Kementerian ATR/BPN untuk terus memperkuat dan mengembangkan strategi komunikasi, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Strategi komunikasi yang telah dibangun harus terus dilanjutkan dari pusat hingga daerah,” jelas Deni Santo yang dalam kesempatan tersebut didampingi Kepala Subbagian Pemberitaan dan Media, Arie Satya Dwipraja.
Menurut Deni Santo, kehumasan memiliki peran strategis sebagai penghubung sekaligus penyampai informasi antara Kementerian ATR/BPN dan masyarakat. Selain menyosialisasikan berbagai kebijakan dan layanan pertanahan, komunikasi publik yang efektif juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan masukan.
Dengan adanya komunikasi dua arah tersebut, pemerintah dapat terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik sesuai kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Merek, Riset, dan Strategi The Iconomics Media, Alex Mulya, menjelaskan bahwa penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui online quantitative survey yang melibatkan 10.000 responden dari berbagai wilayah di Indonesia.
Penilaian dilakukan berdasarkan tiga parameter utama, yaitu business and commercial reputation, people and leadership reputation, serta social and citizenship reputation. Institusi yang memperoleh nilai rata-rata minimal 3,75 berhak mendapatkan penghargaan tersebut, termasuk Kementerian ATR/BPN.
“Selamat kepada seluruh pemenang. Anda dipilih bukan hanya oleh redaksi The Iconomics, tetapi juga oleh publik Indonesia yang selalu mengamati kiprah Bapak dan Ibu sekalian. Tetaplah berkarya demi kemajuan Indonesia,” pungkas Alex Mulya.
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional